Ketua PP Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama, Fadli Yasir

Medan Top – Ketua PP ISNU Fadli Yasir membantah pernah menolak pencalonan Bobby Nasution sebagai Walikota Medan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua PP ISNU Muhammad Faisal, Sekretaris PW ISNU Sumatera Utara Imran Simanjuntak, dan Ketua PC ISNU Kota Medan Eriza Hudori, yang sebelumnya telah melakukan klarifikasi kepada Fadli, ketika dihubungi secara terpisah, Selasa, 2 Maret 2021.

Faisal menjelaskan, berdasarkan keterangan Fadli, yang bersangkutan tidak pernah memberikan keterangan kepada wartawan menolak pencalonan Bobby apalagi sampai menyebut pencalonan Bobby hanya akan memanfaatkan keluarga.

Pemberitaan yang belakangan oleh pihak tertentu diasumsikan sebagai bentuk penolakan pencalonan Bobby berawal ketika Fadli mendatangi Kantor DPRD Kota Medan, jauh sebelum pendaftaran calon Walikota Medan.

Ketika itu, urai Faisal mengutip penjelasan Fadli, ada wartawan yang menanyakan tanggapan Fadli soal wacana pencalonan sejumlah figur sebagai calon Walikota Medan termasuk Bobby.

Saat itu Fadli menjawab, siapa saja berhak menjadi calon Walikota Medan termasuk Bobby sepanjang memenuhi persyaratan. Fadli tidak pernah mengatakan menolak pencalonan Bobby apalagi sampai menyebut pencalonan Bobby hanya akan menafaatkan keluarga.

Nah, pemberitaan tersebut belakangan dipertanyakan sejumlah pihak bahkan ada yang mengasumsikan bahwa Fadli pernah menolak pencalonan Bobby yang saat ini sudah dilantik menjadi Walikota Medan periode 2021-2024, jelas Faisal.

Fadli kata Faisal, secara tegas membantah pernah menolak pencalonan Bobby sebagai calon Walikota Medan.

Sekretaris PW ISNU Sumut Imran Simanjuntak, dan Ketua PC ISNU Kota Medan Eriza Hudori yang dikonfirmasi secara terpisah, mengatakan berdasarkan hasil klarifikasi yang dilakukan, Fadli secara tegas membantah pernah menolak pencalonan Bobby.

Fadli sendiri ketika dikonfirmasi juga secara tegas membantah pernah menolak pencalonan Bobby, apalagi sampai mengatakan pencalonan Bobby hanya akan memanfaatkan keluarga.

Ia merasa tidak ada urusan dengan Pilkada Kota Medan yang saat ini telah menghasilkan pasangan Muhammad Bobby Afif Nasution-Aulia Rachman sebagai Walikota-Wakil Walikota Medan secara demokratis, karena Fadli saat ini sudah domisili Jakarta.

“Jadi saya tidak urusan dengan Pilkada Medan karena saat ini saya sudah domisili Jakarta,” tegas Fadli.

Terkait adanya pihak yang menuding Fadli pernah menolak pencalonan Bobby, menurut Fadli hal tersebut merupakan upaya pembunuhan karakter.

“Sebenarnya awalnya saya enggan menanggapi. Tapi karena sudah beberapa orang yang menghubungi, akhirnya saya buka suara, dan secara tegas membantah. Persoalan ini dimunculkan sebagai upacaya pembunuhan karakter saya,” pungkas Fadli. (*)



Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here