Kitakini.news – Diskotik Sky Garden disegel oleh Pemkab Kabupaten Deli Serdang, Jumat (9/4/2021). Diskotek di Dusun Tanjung Lama, Desa Namorambe Julu, Kecamatan Kutalimbaru, disinyalir jadi tempat peredaran Narkoba itu dinilai melanggar peraturan daerah.

Penyegelan dilakukan karena pihak pengelola CV Marcovolo Eldewes, melanggar peraturan daerah tentang keamanan dan ketentraman ketertiban umum.

Asisten I Pemkab Deli Serdang, Putra Ependi Capah mengatakan, tempat hiburan malam itu melanggar peraturan bupati (Perbup) Deliserdang Nomor 1018 tahun 2012. Perbup tersebut tentang Penyelenggaraan Usaha Kepariwisataan.

“Oleh karena itu kita lakukan penutupan,” kata dia.

Penyegelan sendiri diwarnai dengan dilasnya pintu masuk diskotek tersebut. Penyegelan melibatkan Satpol, Disporabudoar, PMPTSP, PUPR, Perkim, Dinas Lingkungan Hidup dan BPBD.

“Selama beroperasi diskotek itu tidak mengantongi izin. Disegel karena belum mempunyai Izin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP),” timpal Asisten I Plt Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Deli Serdang, Salim.

Saat disinggung sampai kapan penyegelan ini berlangsung, Salim menjawab sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Lebih lanjut mengenai sampai kapan (penyegelan dilakukan), coba koordinasi dengan Satpol PP Deli Serdang,” ucapnya.

Sebelumnya, penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut melakukan penyelidikan sekaligus penyisiran lokasi hiburan malam Sky Garden (SG) yang terletak di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang, Senin (15/3/2021) lalu.

Penyelidikan dilakukan menindaklanjuti kematian istri anggota Polri yang diduga over dosis di lokasi tersebut, Minggu (14/3/2021) malam lalu.

Minggu (14/3/2021) malam, istri anggota Polri meninggal dunia setelah over dosis di Sky Garden. Ia sempat dibawa ke rumah sakit, tapi nyawanya tidak tertolong. Korban tewas berinisial RA (32), merupakan warga Kota Binjai.

Untuk mengungkap penyebab kematian korban, sejumlah orang juga sudah diperiksa sebagai saksi. Tak hanya Ditresnarkoba, Jatanras juga ikut melidik kasus ini. Penyelidikan juga dilakukan tim Jatanras Diteskrimum, Ditresnarkoba dan melibatkan Propam Polda Sumut untuk memastikan kebenaran korban merupakan istri anggota Polri ini.

Keberadaan Diskotik Sky Garden Resahkan Masyarakat

Informasi di lapangan, keberadaan Sky Garden telah meresahkan masyarakat sekitar, karena para pemuda di sana mulai masuk ke lokasi dan menghabiskan uang di meja judi. Selain itu, kata sumber, tersedia wanita penghibur dan narkoba.

Jenis permainan judi di sana meliputi game tembak ikan, jackpot dan judi dadu kopyok yang taruhannya mencapai ratusan juta per harinya.

Menurut sumber, pemilik SG berinisial ST,  warga Kecamatan Binjai Selatan melalui orang kepercayaanya juga menerima barang gadain jika pemain kehabisan dana di meja judi. “Pemainnya dari Binjai, Medan, Deliserdang serta Kabupaten Langkat. Setiap hari lokasi itu ramai,” kata sumber.

Lokasi tersebut beberapa waktu lalu sempat digerebek pihak berwajib. Puluhan kendaraan bermotor roda dua dan empat sempat diamankan bersama puluhan pengunjungnya, dan dibawa ke Medan. Namun para pengunjung beserta kendaraannya dipulangkan, sedangkan mesin judi jackpot ditahan.

Reporter : Syahrial Siregar





Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here