Me time bersama pasangan.(foto : ibupedia)

Medan.top – Ada kalanya kita butuh waktu untuk sendiri atau coba me time. Bukan karena menghindari suatu masalah, tidak ingin bersosialisasi, atau lainnya. Dalam beraktivitas kita selalu bekerja sama dengan banyak orang dan beberapa waktu butuh istirahat untuk menenangkan diri sendiri. Seperti berlibur, berbelanja, menonton, atau lainnya yang dilakukan sendiri.

 

Ketika sudah menikah, kehidupan kita menjadi berbeda seperti beradaptasi hidup dengan pasangan. Mengurus anak dan rumah tangga, atau lainnya. Untuk pasangan yang menikah apakah perlu adanya me time seperti masa lajang dulu? Lalu, bagaimana cara mengaturnya. Jika memang diperlukan me time?

 

Me time berarti melakukan kegiatan sendiri, menarik diri dari berinteraksi dengan orang lain. Salah satu manfaatnya bisa menenangkan diri sebagai bentuk relaksasi atau meditasi yang bisa membuat diri kita merasa lebih baik. Jika status masih lajang, kita bisa melakukan me time dengan bebas tanpa ada tanggungan.

 

Namun, bagaimana jika sudah menikah? Ketika menikah, kita tinggal dengan pasangan dan beradaptasi dengan pasangan kita. Mulai dari kebiasaan, karakter pasangan, dan faktor lainnya.

 

Pasti selama pernikahan ada perselisihan atau kejenuhan yang bisa berpengaruh ke emosi kita. Termasuk bagaimana kita berkomunikasi dengan pasangan. Nah, karena itu me time sebenarnya diperlukan bagi pasangan yang sudah menikah dengan mempertimbangkan beberapa hal yang cukup penting.

 

Dengan coba me time bisa membantu mengontrol emosi pasangan, evaluasi diri, menenangkan diri. Serta meminimalisir pertengkaran dalam rumah tangga atau buruknya berujung dengan perceraian.

Mengatur me time setelah menikah ternyata cukup mudah dan yang penting adalah komunikasi dengan pasangan. Seperti menentukan waktu yang tepat antara suami dan istri untuk melakukan me time. Termasuk berkoordinasi dengan mengurus anak dan rumah tangga. Sehingga jika diperlukan berkoordinasi dengan keluarga untuk membantu mengurus anak. Lalu, hal-hal apa saja yang diperhatikan selama me time?

 

Kegiatan yang Biasa Dilakukan

 

Suami atau istri bisa melakukan hobi yang biasa dilakukan sebelum menikah dan biasa dilakukan sebagai me time untuk merelaksasi diri. Seperti suami bisa pergi memancing, berolahraga dengan teman, berkumpul dengan suatu komunitas, atau bermain games.

 

Istri biasanya me time dengan berbelanja, berkumpul atau arisan dengan teman, belajar make up, relaksasi di salon dan spa. Pastikan saling berkomunikasi untuk membagi waktu me time per bulan dengan adil.

 

Fokus dengan Kegiatan yang Dilakukan

 

Kamu bisa berkoordinasi dengan pasangan seperti hal-hal yang harus diperhatikan atau dilakukan ketika kamu sedang me time. Seperti meninggalkan catatan supaya kamu bisa pergi dengan nyaman dan tanpa rasa bersalah.

 

Koordinasikan juga berapa lama kamu akan pergi supaya bisa saling membagi waktu. Fokus dengan kegiatan me time kamu supaya kamu merasa tenang. Sehingga bisa rileksasi, dan kembali dengan perasaan yang lebih baik.

 

Komunikasi dengan Keluarga dan Anak

 

Jika kamu ingin me time berdua dengan pasangan, kamu bisa minta tolong dengan keluarga kamu atau keluarga pasangan untuk menjaga anak. Pastikan kamu sudah menyiapkan hal-hal yang dibutuhkan dan catatan yang sebaiknya diperhatikan seperti alergi makanan, obat, atau lainnya.

 

Jangan terlalu lama atau tidak mengabari keluarga selama kamu pergi. Pastikan kamu juga selalu mengawasi dan menanyai kabar dari anak. Minta juga persetujuan dari anak supaya anak mengerti apa yang dibutuhkan oleh orang tua mereka.

 

Jadi, tidak perlu ragu untuk me time walaupun kamu sudah menikah.

 

Redaksi



Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here